Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Januari 2014

Cerita Rakyat Indonesia Nusantara

Cerita Rakyat Indonesia Nusantara -  Memang banyak sekali cerita di indonesia hingga ribuan cerita yang selalu hadir di kehidupan setiap harinya hinggga cerita legenda selalu masuk di dalam fikiran para remaja nusantara untuk itu maka kami ingin berbagi sedikit tentang cerita raykat indonesia yang bisa anda dapatkan di sini sobat. Tetapi yang kami hadirkan disini hanya satu saja sehingga anda bisa mendapatkan cerita rakyat yang bisa kami sampekan di sini.

Tetapi sebelum membaca cerita rakyat di sini kamu juga bisa dapatkan kata kata indah yang membuat hal yang sangat indah - indah untuk bisa di sampekan kepada teman dan juga orang terkedat anda sehingga mereka akan berfirik dengan yang indah juga sobat.

Dan tentunya lagi anda dapatkan kata kata bijak yang selalu menjadi acuan untuk bisa di laksanakan setiap harinya sehingga hidup kita penuh dengan motivasi diri karena kamu sudah menerapkan kata bijak yang sudah kami sampekan di sini juga.

Oke kita kembali lagi dengan cerita raykat nusantara indonesia yang bisa kami sampekan di bawah ini ya sobat semua.


Cerita Asal Usul Nama Surabaya

Dahulu, di perairan sebelah utara Jawa Timur, hiduplah seekor baya atau buaya dan seekor sura (hiu) yang saling bermusuhan. Kedua binatang buas yang sama-sama tangkas, kuat, dan ganas tersebut hampir setiap saat berkelahi untuk memperebutkan mangsa. Mereka kerap bertarung hingga berhari-hari lamanya, namun tidak pernah ada yang kalah maupun menang. Meskipun perilaku kedua binatang buas ini kerap mengganggu ketenteraman, namun tak satu pun hewan yang berani menghentikan pertikaian mereka.

Suatu ketika, si Baya dan si Sura merasa bosan terus-terusan berkelahi. Mereka sepakat untuk berdamai.

“Hai, Baya. Aku sudah bosan terus-terusan berkelahi,” kata si Sura.

“Benar katamu. Aku pun merasa demikian,” jawab si Baya. “Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan permusuhan ini?”

“Hmmm... bagaimana kalau daerah kekuasaan kita bagi dua. Aku sepenuhnya berkuasa di dalam air. Semua mangsa yang ada di dalam air menjadi bagianku. Sementara kamu sepenuhnya berkuasa di daratan. Jadi, mangsamu hanya yang berada di daratan,” usul Sura. “Tapi, perlu kamu ketahui bahwa antara darat dan air yaitu adalah tempat yang dicapai air laut pada waktu pasang.”

“Baik, Sura. Aku setuju dengan usulanmu,” jawab si Baya.

Sejak itulah, si Baya dan si Sura tidak pernah lagi berkelahi. Binatang-binatang lain yang ada di sekitar mereka pun hidup tenteram dan damai. Namun, kedamaian itu tidak berlangsung lama. Gara-garanya adalah Si Sura beberapa kali mencari mangsa di sungai, bukan di laut. Suatu hari, ketika si Sura mencari mangsa di sungai, si Baya akhirnya memergokinya. Tentu saja si Baya marah sekali melihat perilaku Si Sura.

“Hai, Sura. Berani-beraninya kamu memasuki wilayah kekuasaanku! Mengapa kamu melanggar perjanjian kita?” tanya si Baya dengan kesal.

“Siapa yang melanggar perjanjian? Hai, Baya, apakah kamu ingat isi perjanjian kita dulu bahwa akulah yang berkuasa di wilayah air? Bukankah sungai ini juga ada airnya?” kata si Sura.

Benar apa yang dikatakan si Sura. Tapi, si Baya tetap bersikeras ingin mempertahankan daerah kekuasaannya.

“Hai, Sura. Aku tahu kalau sungai ini ada airnya. Tapi, bukankah kamu lihat sendiri bila sungai ini berada di darat?” tanya si Baya, “Itu berarti sungai ini daerah kekuasaanku, sedangkan daerah kekuasaanmu ada di laut.”

Namun, si Sura tetap merasa bahwa alasannya yang paling kuat.

“Tidak bisa, Baya! Aku tidak pernah mengatakan bahwa air itu hanya ada di laut, tetapi air itu juga ada di sungai.”

“Hai, Sura. Kamu memang sengaja mencari gara-gara. Aku tidak sebodoh yang kamu kira,” kata si Baya.

“Ha... ha... ha...,” si Sura tertawa terbahak-bahak. “Hai, Baya. Aku tidak perduli kamu bodoh atau pintar. Yang jelas sungai ini adalah wilayah kekuasaanku!”

Merasa ditipu, si Baya pun meminta agar perjanjian itu dibatalkan dan menantang si Sura untuk saling mengadu kekuatan.

“Baiklah kalau begitu, Sura. Perjanjian kita batal! Yang penting sekarang, siapa yang lebih kuat di antara kita, dialah yang akan menjadi penguasa tunggal di wilayah ini,” tegas si Baya.

“Kamu menantangku berkelahi lagi, Baya? Siapa takut?” jawab si Sura.

Akhirnya, pertarungan sengit pun kembali terjadi antara kedua binatang buas itu. Kali ini, mereka bertarung mati-matian karena siapa pun di antara mereka yang kalah, dia harus meninggalkan wilayah tersebut. Tanpa menunggu waktu lagi, si Baya langsung menerjang si Sura yang berada di dalam air. Sementara itu, si Sura yang sudah bersiap-siap dengan cepat berkelit menghindari serangan.

Si Sura dan si Baya masih saling menerkam dan menggigit. Dalam suatu serangan, si Sura berhasil menggigit pangkal ekor si Baya. Air sungai yang semula jernih pun langsung berubah menjadi merah akibat darah yang keluar dari luka si Baya. Meskipun dalam keadaan terluka parah, si Baya terus berupaya melakukan perlawanan. Usahanya tidak sia-sia karena ia berhasil menggigit ekor si Sura hingga hampir terputus. Tak ayal, si Sura pun menjerit kesakitan seraya melarikan diri menuju lautan.

Si Baya merasa puas karena mampu mempertahankan wilayah kekuasaannya. Untuk mengenang peristiwa tersebut, masyarakat setempat menamakan daerah tersebut “Surabaya”, yaitu diambil dari gabungan kata Sura dan Baya. Oleh pemerintah setempat, gambar ikan Sura dan Buaya dijadikan sebagai lambang kota Surabaya yang hingga kini masih dipakai.

Sumber : klik disini

Asal usul kota surabaya ini adalah di dapat dari cerita mitos sehingga kalau ada yang kurang puasa saya mohon maaf sebesar-besarnya, semoga menjadi info yang bermanfaat buat anda semua tentang cerita rakyat idnonesia nusantara di blog baru terbaru saat ini.
Read More..

Senin, 23 Desember 2013

Ultraman Ternyata Sekolah di Indonesia Sewaktu Kecil

Tidak di sangka ternyata superhero klasik yaitu Ultraman sekolah di Indonesia sewaktu kecil. Coba di liat daftar absen salah satu sekolah ini :

Ada nama Ultraman nya gan, wkwk

Read More..

Rabu, 18 Desember 2013

5 Artis Indonesia Yang Paling Berani Tampil Seksi

Film di Indonesia saat ini banyak yang bergendre hot dengan menapilkan tubuh artis yang seksi secara terbuka. Dengan menampikan tubuh artis ternyata film bergendre hot mampu menarik para penikmat film untuk menonton film tersebut, tentunya dalam film tersebut ada adegan yang sangat hot dengan menapilkan adegan buka bukan yang dilakukan artis dengan memperlihatkan auratnya.

Kesuksesan film bergendre hot tidak lepas dari beberapa artis yang mau melaukan adegan buka bukan dan berani untuk memperlihatkan daerah vitalnya. Nah berikut ini ada beberapa artis yang berani tampil buka bukan di film bergendre hot. Mau tahu siapa saja simak berikut ini.

1. Wiwid Gunawan
Wiwid Gunawan
Artis yang memiliki wajah cantik ini pertama kali main film pada 2008 dengan judul Film Kawin Kontrak, walaupun namanya kurang bersinar dibandingkan artis lainya di dunia Film ternyata Wiwit Gunawan berani melakukan adegan buka bukan di beberapa film seperti film Tali Pocong Perawan 2, dan Pulau Hantu 2.

2. Nikita Mirzani
Nikita Mirzani
Nikita Mirzani artis yang penuh kontroversi ini ternyata juga sering ditawari bermain film buka bukan. Nah salah satu film yang pernah dimainkanya adalah film i Nenek Gayung, Mama Minta Pulsa, Pacarku Kuntilanak Kembar, dan Tali Pocong Perawan 2. Film film ini Nikita Mirzani berani buka bukan.

3. Andi Soraya
Andi Soraya
Dibeberapa film yang dimainkan oleh Andi Soraya ternyata berani malakukan aksi buka bukan hal ini terlihat seperti film Pengakuan Seorang Pelacur, Dendam Pocong Mupen, dan Arisan Brondong. Andi Soraya sendiri mulai main film pada tahun 1997.

4. Julia Perez
Julia Perez
Siapa yang tidak kenal dengan Julia Perez artis yang punya payudara besar ini ternyata kerap diminta untuk membintangi film bergendre hot dan buka bukaan seperti pada film Arwah Goyang Karawang, Kutukan Arwah Santet, Rumah Bekas Kuburan, dan lain sebagainya.

5. Dewi Perssik
Dewi Perssik
Dewi Persik atau Depe selain pintar bernyayi dangdut ternyata dirinya juga pandai bermain film, karenaa tubuhnya yang seksi dan memiliki payudara diatas rata rata Dewi Persik sering ditawari main film yang agak buka bukaan bahkan disalah satu film yang dimainkan Dewi Persik harus melakukan adegan ranjang seperti pada film Setan Budeg, Tiren (Mati Kemarin), dan Tali Pocong Perawan.
Read More..

Selasa, 05 November 2013

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing 2

Beberapa waktu yang lalu saya telah mengangkat mengenai puluhan brand asli Indonesia yang sering dianggap brand asing, sebagai akibat dari pemakaian brand yang memang berkarateristik luar negeri sebagai upaya produsen untuk mengatasi persepsi masyarakat yang selalu menganggap produk dari luar negeri selalu lebih baik daripada produk asli Indonesia. Atas respon dari beberapa pembaca yang dikirimkan lewat email dan sms, saya baru mengetahui ternyata masih ada banyak lagi brand-brand Indonesia lain yang sering kita anggap sebagai brand luar asing, berikut ini beberapa diantaranya.

1. Bagteria

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Bagteria merupakan salah satu brand tas asal Indonesia. Produk mereka bahkan banyak dipakai oleh sebritis dunia seperti Paris Hilton dan Emma Thompson. Produk handmade karya duo Nancy Go dan Irene Ng ini bahkan sempat ingin dibeli oleh salah satu label Italia untuk dirubah brandx. Saat ini produk mereka telah merambah kota-kota mode dunia seperti Paris, Milan, London dan New York.

2. Krisbow

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Setelah sukses menggarap Ace Hardware, Grup Kawan Lama lalu memperbesar jaringan usahanya dengan membuat brand atas poroduk mereka sendiri yaitu Krisbow. Krisbow merupakan brand perkakas yang memfokuskan pada produk perkakas berharga murah. Sayangnya dari info yang saya dapat Krisbow tidak memproduksi barangnya sendiri melainkan memesannya dari pabrik yang ada di luar negeri.

3. Peter Says Denim

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Saya termasuk orang yang paling kaget waktu tahu bahwa Peter Says Denim (PSD) adalah buatan Indonesia. Jujur saja saya lebih mengenal produk PSD dari band dan musisi luar negeri, walau kemudian ternyata banyak artis Indonesia yang memakainya saya tetap percaya PSD adalah produk luar. Tapi ternyata produk ini berasal dari Bandung dan didirikan oleh Peter Firmansyah.

4. Partner In Crimes

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Brand stu ini merupakan salah satu brand sepatu yang mendapat apresiasi di dunia internasional. Brand milik Fahrani Empel ini terkenal dengan desainnya yang rebellious. Dengar-dengar merek ini telah berhasil menembus salah satu pusat mode dunia Spanyol.

5. Hani & Roberts

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Hani & Roberts (H&R) adalah salah satu brand casual wears dan aksesoris yang cukup terkenal di Indonesia. Brand ini awalnya didirikan oleh Hani Moniaga dan Robert Widjaja sebelum kemudian dibeli oleh Tira Fashion pada 1990.

6. Rick Hanes

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Rick Hanes merupakan salah satu merk gitar terbaik dunia. Bahkan produknya berhasil menyabet juara satu sampai tiga Guitar of The Years 2012 versi Guitar Planet. Yang membuat saya sangat tercengang adalah bahwa ternyata brand gitar ini berasal dari Indonesia dan di produksi di daerah Tambak Sawah Sidoarjo.

7. Medulla

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Medulla adalah salah satu brand furniture Indonesia yang telah go internasional. Produk-produk mereka kini telah dipasarkan di beberapa negara Eropa seperti Italia, Belanda dan Spanyol. Brand ini berada di bawah bendera usaha PT. Medulla Perkasa Indonesia.

8. Sabbatha

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Brand aksesories asal Bali ini diberi nama sesuai nama pemiliknya Sabbatha Rahzuardi. Aksesories produksi mereka terkesan eksklusif karena hanya diproduksi sebanyak sepuluh buah per item. Saat ini produk mereka telah dijual di Hawaii, Moskow, Roma, India, Spanyol dan Kuala Lumpur.

9. Ateja

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Jika anda sering menaiki mobil dengan keluaran Honda atau Toyota, anda pasti sering merasakan barang produksi dari Ateja. Brand milik PT. Ateja Multi Idustri ini memang merupakan brand dari kain pembungkus tempat duduk yang digunakan oleh kedua produsen mobil asal Jepang tersebut. Saat ini dengan bekerja sama dengan Textile Co. Ltd. yang merupakan salah satu perusahaan textile terbesar di Jepang, Brand ini mulai berusaha untuk menembus pasar internasional.

10. Achilles

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Pada awal berdirinya PT. Multistrada Arah Sarana lebih banyak memproduksi ban untuk merk-merk ternama dunia. Pada tahun 2005 barulah mereka mulai membuat brand mereka sendiri, salah satunya adalah Achilles. Saat ini lebih dari 77% produk mereka diekspor keluar negeri.

11. Hatten

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Hatten adalah salah satu merk wine terkenal yang berasal dari Bali, saya tahu produk ini sekitar sebulan yang lalu ketika ada teman yang habis berlibur di Bali memajang wine ini di rumahnya tapi saya tidak menyangka produk ini asli buatan Indonesia. Brand ini didirikan oleh I. B. Rai Budarsa dengan menggunakan anggur yang ditanam di sebuah perkebunan di Bali. Brand yang sempat memenangkan penghargaan di London pada 2003 lalu itu kini telah merambah ke beberapa negara seperti Belgia, Inggris, Belanda, Singapura dan Maladewa.

12. Accupunto

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Accupunto adalah brand berbagai macam kursi yang memasukkan unsur akupuntur dalam produknya. Brand yang dimiliki oleh Leonard Theosabrata ini memanfaatkan benjolan-benjolan pada karet yang menjadi bahan baku kursi sebagai pengganti jarum akupuntur. Untuk memperkuat sisi marketingnya brand ini menggandeng salah satu desainer produk ternama Michael Young. Saat ini produk mereka telah banyak digunakan di berbagai cafe dan restoran ternama di berbagai negara.

13. Ouval Research

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Ouval Research adalah brand yang memasarkan berbagai macam barang yang berhubungan dengan dunia skateboard. Awalnya brand yang didirikan oleh Rizki, Maskom dan Firman ini hanya memproduksi kaos, jaket, celana dan tas. Sekarang produk mereka telah menjadi lebih bervariasi, produk skateboard mereka bahkan kabarnya sukses menembus Jerman.

14. Alfalink

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Alfalink merupakan salah satu brand kamus digital yang sangat terkenal di Indonesia. Awalnya saya berfikir bahwa produk ini adalah produk dari China. Tapi ternyata brand ini asli Indonesia dan merupakan milik dari PT. Freshindo Marketama Corporation.

15. Suicide Glam

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Satu lagi produk bali yang sukses menembus pasar internasional Suicide Glam adalah brand asal Kuta yang didirikan oleh Rudolf Dethu. Ia memanfaatkan koneksinya dengan pengunjung-pengunjung yang berasal dari luar negeri untuk memuluskan langkahnya menembus pasar dunia. Saat ini produk Suicide Glam dapat ditemukan di Spanyol, Kanada, Jepang, Australia, Jerman dan Kolombia.

16. Taru Martani

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Taru Martani merupakan salah satu merk cerutu yang terkenal di dunia. Siapa sangka ternyata produk ini adalah buatan Indonesia. Brand ini berada dibawah bendera PD. Taru Martani yang berlokasi Jogja. Nama Taru Martani sendiri berasal dari kata taru atau ndaru yang berarti daun dan martani yang berarti kehidupan. Saat ini produk mereka yang legendaris telah dijual di berbagai negara di dunia termasuk Belanda, Jerman dan Amerika.

17. Equil

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Saya tidak menyangka ternyata air minum kemasan yang terkesan mewah ini ternyata berasal dari Indonesia. Brand Equil di produksi oleh PT. Equilindo Lestari yang berada di Sukabumi, Jawa Barat. Saat ini produk mereka telah dijual di Singapura, Thailand, Hongkong, Arab Saudi, Singapura dan Italia.

18. Le Monde

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Dari namanya saya pikir brand perlengkapan bayi ini berasal dari Perancis, karena kata Le Monde memang berasal dari bahasa Perancis yang berarti Dunia. Tapi ternyata brand ini berasal dari Indonesia dan dimiliki oleh Zakiah Ambadar melalui perusahaannya yang bernama PT. Lembaindo Tirta Anugrah. Produk mereka telah menyebar di berbagai kota di Indonesia dan beberapa negara lain seperti Australia, Jerman dan beberapa negara Timur Tengah.

19. Zahir

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Zahir adalah sebuah brand yang bergerak dibidang piranti lunak atau software. Saya dulu mengira produk ini berasal dari negara Timur Tengah, maklum namanya mirip nama arab hehehe. Brand ini merupakan produk PT. Zahir International yang merupakan milik Fadil Fuad Basymeleh. Beberapa perusahaan besar di Eropa konon tertarik untuk mendapatkan lisensi untuk memasarkan produk Zahir di Eropa.

20. Standard

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing
Kalau brand yang satu ini mungkin kita semua sudah kenal. Dulu saya kira brand perlengkapan menulis ini berasal dari luar negeri juga, minimal dari Jerman atau Jepang. Pabrik mereka berada di daerah Tanggerang dengan perusahaan bernama PT. Merpati Mahkota Sarana. Saat ini produk-produk Standard telah di ekspor ke Amerika, Kanada, Meksiko dan Perancis.


NB : Untuk brand lain seperti Byon, The Sak dan Panasonic saat ini saya masih mencari kejelasan soal brand tersebut. Insyaallah jika memungkinkan akan saya tambahkan dalam tulisan ini atau mungkin jika ternyata saya menemukan masih banyak brand-brand yang lain akan saya buatkan dalam artikel seri ketiga. Jika diantara pembaca ada yang tahu brand Indonesia lainnya yang sering dianggap brand asing silahkan anda sampaikan kepada saya baik lewat komentar, email atau sms. Mari kita sebarkan virus bangga menjadi Bangsa Indonesia.
Read More..